Sabtu, 06 Maret 2021

Baperan


Bisa jadi ini adalah masalah kita dan semua orang yang tidak mengerti dan salah kaprah dengan kata baperan.

Mungkin sudah banyak akun-akun media sosial yang menjabarkan keresahan soal statement baperan untuk orang-orang yang merasa tersinggung. Baper nggak seharusnya dijadikan benteng buat kalian yang udah nge-judge di keadaan yang salah, terus bisa-bisanya berlindung di balik kata baperan dengan aksentik yang mengendapkan judge itu sendiri sebagai suatu bercandaan. Contoh, di ruang lingkup pertemanan misalnya, ada seseorang yang dikenal sebagai main people view, terus ada satu temannya lagi yang just people ordinary. Kadang-kadang orang yang biasa-biasa aja alur pertemanannya, yang cuma mau ikutan rame doang pas ngumpul, bisa-bisanya dijadiin bercandaan sama mereka yang merasa punya banyak pandangan saat diperhatikan orang-orang, dan parahnya dia berdalih dari tujuan awal hanya untuk menghidupkan suasana. 

Bercandaan bisa lahir dari segi apa aja, selagi itu masih bisa ditolerir keadaannya. Tapi ini tongkrongan kalian man, bukan panggung stand up, ingat itu. Pikir sendiri dulu, contoh yang itu tadi, gimana rasanya?

Sekarang soal tersinggung, mungkin sekarang ada banyak orang yang takut buat ngerasa tersinggung sama dirinya sendiri, di saat ada banyak orang yang nggak ngejadiin sesuatu itu sebagai sebuah ketersinggungan. Dan akhirnya dia malah memaksa dirinya sendiri buat mendam ketersinggungannya, agar ia bisa merasa baik-baik aja. Oke wait, dipendam kan? Dengan tujuan untuk ngerasa baik-baik aja, kan? 

Itu artinya berusaha untuk bodo amat sama ketersinggungan tadi. Tapi masalahnya, sesuatu yang dipendam bersama ke-tidak ingin pedulian kita dalam melanjutkan keresahan sebagai sesuatu yang jadi ketersinggungan, kadang kita nggak punya tempatnya, hanya karena kita tahu bahwa banyak orang udah punya statement dengan baperan itu tadi. 

Solusinya, kita boleh patahkan statement baperan itu dengan menyebut panggung omongannya. Mereka bicara untuk apa? Dan mereka bicara di mana? Karena terkadang, bisa jadi ketersinggungan dikemas oleh sebuah harga yang dibayar mahal untuk sebuah punchline mengedukasi (sekalipun menyinggung) bukan mencaci.
Share: