Published Books



MEMELUK DUKA
PENULIS: Chairico Ilhami
Ukuran : 13 x 19 cm
ISBN : 978-602-5987-80-9
Terbit :  Januari 2020
Harga : Rp 51.000

Pada setiap keheningan yang mendera kalbu, ada beberapa suara yang ingin di dengar lugu, meski sebab terciptanya terlampau begitu ambigu. 

Aku telah menemukan kata-kata yang bersedia menjelma apapun yang di ingkan oleh seseorang untuk berhasrat padanya. Membiarkannya mengalir dan larut sesuai dengan arus keinginannya.

Hanya karena deretan abjad itu telah tersusun rapi, bukan berarti akhir dari segala resah akan musnah. Akan ada banyak orang yang sedang menunggu sebuah renung dalam deretan abjad yang selama ini telah kita bendung. Meski hanya sekedar meluapkan, apa salahnya jika di mata orang lain, itu lebih dari sekedar berkesan?




TIRANI LOGIKA
PENULIS: Chairico Ilhami
Ukuran : 13 x 19 cm

ISBN : 978-623-7967-16-3
Terbit : September 2020
Harga : Rp 79.000

“Aku tidak merasa takut karena masa lalu, justru karena masa laluku itu pula aku merasa bisa sekuat ini.”

“Bukan masa lalunya. Aku tahu kamu sudah ngerasa kuat karena masa lalumu, tapi ada yang kamu bohongi sama dirimu sendiri."

“Apa itu?” 

“Kepedulianmu.” 

“Untuk apa?” 

“Untuk yakinin sama orang lain yang tidak seberuntung denganmu, bahwa di balik rapuhnya, ada kekuatan lain yang mengharuskannya untuk merasa pantas sama dirinya sendiri untuk rapuh, agar ia tidak berlama-lama larut bersama kesedihannya.”

***

Ada banyak penjabaran yang tidak seutuhnya menempati kebenaran. Karena dalam setiap pilihan, semasing kita selalu mengantongi latarbelakang atas perizinan dari sebuah naluri ataupun logika yang sedang berkompromi.

Mungkin kisah ini akan menceritakan tentang betapa bijaknya sebuah logika tatkala menjabarkan banyak makna, namun kita tidak pernah tahu telah betapa banyak keinginan hati yang terus di patahkan, demi akreditasi sebuah logika yang mengagungkan sebuah pujaan. Dengan melibatkan masa lalu melalui kehidupan seseorang, mungkin membuat penjabaran dari kisah ini menjadi agak sedikit rumit.

Kita memang berhak memiliki sebuah keinginan, namun kita juga harus mengerti bagaimana akhirnya keinginan itu ada dengan sebab dan latar belakangnya, tanpa mengubah apapun isi dari keinginan itu sendiri, hingga akhirnya kita mengerti bahwa ada yang tengah berdamai perihal menaruh keinginan.



SENJA DI HARI YANG SAMA
PENULIS: Chairico Ilhami
Ukuran : 14 x 21 cm
ISBN : 978-623-294-488-6
Terbit : September 2020
Harga : Rp 108.000

Untuk setiap tanya yang tak kunjung menemukan sebuah jawaban, berhenti untuk menuntut keadaan dalam membentuk sebuah kesimpulan, dan berhenti untuk mengutuk apapun yang selama ini tak pernah bisa untuk kita kuasai. 

Masih ada banyak hari yang perlu kita jalani, masih ada sebuah pemaham baru yang harus lebih jauh lagi kita pahami. Karena apapun yang menyangkut tentang kebahagiaan dalam sebuah hidup, adalah keutuhan dari sebuah proses dalam membentuk. Bahwa apa pun yang menemukan kita pada banyak kejadian di luar kebahagiaan, adalah tentang bagaimana kita berproses pada tujuan dalam sebuah pencapaian; sekalipun yang kita temukan adalah kesedihan.


EULOGI
Penulis: Chairico Ilhami
Ukuran: 13 x 19
ISBN: 978-623-6656-91-4
Terbit: September 2021
Harga: Rp 60.000

Rangkuman sebuah keresahan yang panjang, tentang hidup seseorang yang memungkiri keutuhan perasaan. Sebuah imaji yang mengusik ketenangan hati dalam tiap-tiap perubahan sebuah hari. Persembahan ini hadir untuk kita semua yang begitu kuat menuntut kehadiran sebuah harapan, entah saling yang ingin atau saling yang berpaling. Keduanya merupakan sebuah daya tarik dari bagaimana sebuah perasaan itu kita usik. Dan keberuntungan akan didapat pada sebuah perasaan hati yang terlampau menjalin kisah dengan begitu hebat, dengan semua tetek-bengek konspirasi kehidupan yang menjatuhbangunkan sebuah harapan dan perasaan.



A Symphony Of Engtanglements (Digital Novel)
Penulis: Chairico Ilhami
Terbit: Maret 2025
Harga: Free
Novel ini bisa dibaca di blog ini. 

Ketika masa lalu akhirnya menuntut untuk dihadapi, atas masa lalu yang tak pernah benar-benar pergi. Maka ia bersembunyi di sela-sela ingatan, menunggu waktu yang tepat untuk kembali menghantui. Ada sesuatu yang telah lama dikubur, tetapi bayangannya terus membayangi. Sebuah obsesi. Sebuah ketakutan. Sebuah rahasia yang terlalu dalam untuk diungkapkan.

Pada akhirnya, di antara malam-malam yang dipenuhi percakapan samar, gelas-gelas yang beradu di meja bar, hingga sentuhan yang perlahan menjadi candu; keduanya terjebak dalam permainan tarik-ulur yang lebih dalam dari sekadar ketertarikan.

Cerita ini seperti menjadi sebuah pelarian yang tak pernah benar-benar selesai. Sebuah pertemuan yang tak seharusnya terjadi. Dua dunia yang seakan tak bersinggungan, tetapi perlahan saling menarik, terjerat dalam benang-benang yang semakin sulit terurai. Namun, bagaimana jika semuanya adalah simfoni dari kekacauan yang harus dijalani?



Bagi kalian yang ingin berminat mengadopsi karya saya dalam bentuk buku, silakan klik di sini.


Selain buku di atas, saya juga sempat iseng-iseng mengikuti event nulis bareng yang diadakan oleh beberapa penerbit, dan dari kedua penerbit yang mengadakan event tersebut, saya menjadi penulis dengan naskah yang terpilih untuk dibukukan.



Judul: Memori 2020
Penulis: Insporter
ISBN: 978-623-7620-92-1
Terbit: Maret 2021

2020 adalah tahun penuh kejutan. Memori 2020 merupakan buku kumpulan cerpen karya masing-masing penulis. Cerpen yang membahas kehidupan penulis dari berbagai sudut yang terjadi selama 2020. Di tahun 2020 banyak yang terjadi di sana, jangan sampai terlewatkan bahkan dilupakan begitu saja.

Tulisan yang menyatu dalam sebuah buku hasil program menulis akhir tahun yang diadakan penerbit Inspo Creative. Ada 50 memori 2020 yang terpilih, dan berasal dari latar belakang kisah yang begitu beragam. 50 memori 2020 yang bersatu di sebuah buku yang abadi di dalamnya. 50 memori yang kini tak akan hilang dari ingatan karena semuanya telah bergandengan tangan dan saling berdamai bersama masing-masing pemiliknya.Selengkapnya bisa cek di instagram penerbit @inspo.creative



Judul: Kebun Bunga Itu Telah Kering
Penulis: Andri Yulianto, dkk
ISBN: 978-623-6656-37-2
Terbit: Januari 2021

Kebun Bunga Itu Telah Kering berisi tiga belas kumpulan cerpen dengan beragam tema dengan satu kesamaan yaitu memiliki sad ending. Kehidupan tidak selamanya berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Apa yang kita harapkan tak selalu menjadi kenyataan, dan terkadang apa yang kita takuti justru benar-benar terjadi. Kisah kita tak selalu berakhir bahagia. Ada suka ada duka. Itulah kehidupan. Para penulis dalam buku ini menangkap realita hidup tersebut dan dengan apik menuangkannya ke dalam karya cerita pendek yang akan membawa pembaca menyelami emosi penulisnya. Buku yang memuat cerpen dengan tema sad ending dari 11 penulis terpilih untuk dibukukan, salah satunya saya sendiri. Selengkapnya silakan cek intsagram @penerbitmegalitera atau klik di sini untuk menuju link toko bukunya.